Welcome to my blog, hope you enjoy reading :)
RSS

Wednesday, September 5, 2012

Condolence for Palestine



Kisah Keoknya Pasukan Komando Israel

foto
Video penyerangan tentara Israel ke kapal Mavi Marmara yang membawa relawan pembawa bantuan kemanusiaan untuk Palestina. AP Photo/Israel Defence Force
TEMPO InteraktifYerusalem - Pasukan komando Israel sudah lama dikenal sebagai pembunuh andal. Mereka mampu bergerak cepat dan mematikan. Tapi, dalam operasi di geladak kapal misi kemanusiaan Mavi Marmara, Minggu subuh lalu, sesungguhnya pasukan ini gagal total.
Keberhasilan mereka membunuh sekurangnya 10 aktivis harus ditebus dengan kemarahan dunia. Mereka juga harus menanggung malu karena dua anggota pasukan khususnya terluka parah akibat perlawanan para aktivis yang tidak bersenjata.

Bagaimana kegagalan ini terjadi? Ynetnews, harian Israel, menyebutkan kegagalan sudah terjadi ketika pasukan diterjunkan dari helikopter. Teori dasar yang diajarkan pada pasukan khusus itu adalah, jangan pernah bergerak sendirian, usahakan selalu bersama anggota pasukan lain.

Teori itu tak berlaku di geladak Marmara. Mengira tak akan mendapat perlawanan sengit, pasukan komando turun satu demi satu dari helikopter, menggunakan tali. Di bawah, tentu saja mereka tidak disambut kalungan bunga. Yang mereka terima adalah serbuan puluhan aktivis yang menggebuk dengan berbagai senjata seadanya, dari kayu, besi, hingga kunci Inggris.

Dengan susah payah semua anggota pasukan komando ini akhirnya berhasil mendarat. Tapi kondisi mereka sudah babak-belur. Dua di antaranya bahkan pingsan, dan senjatanya dirampas.

Merasa terdesak, komandan pasukan memerintahkan menembak dengan peluru karet dan melemparkan granat pengejut. Ini pun tak membuat ratusan aktivis di geladak gentar. Mereka makin bersemangat melawan. Saat pasukan makin terpojok inilah, perintah maut itu dikeluarkan: gunakan peluru tajam. Rentetan tembakan segera melumpuhkan belasan aktivis dan menewaskan sekurangnya 10 orang.

Lembaga analisis intelijen Debka, yang berbasis di Yerusalem, menyebutkan bahwa pasukan komando itu memang kagok. Mereka bukan pasukan antihuru-hara. Mereka adalah pasukan pembunuh. Ketika menghadapi perlawanan para aktivis, mereka bingung karena diminta tidak mengambil alih kapal dengan menimbulkan korban jiwa. “Bahkan polisi perbatasan Israel yang biasa menangani orang-orang Palestina lebih terlatih dari pasukan khusus itu,” demikian Debka menulis.

Pertanyaan yang juga muncul adalah: mengapa pasukan komando itu tidak melakukan operasi diam-diam saja, misalnya menyabotase mesin kapal sehingga bisa diambil alih? Ternyata opsi ini sempat dipikirkan saat operasi dirancang, tapi tak dipakai karena kapal Mavi Marmara terlalu besar. Jika mesin kapal disabot, sulit buat pasukan Israel untuk menyeret kapal besar itu ke wilayah mereka. Maka, jadilah opsi penerjunan yang kemudian membawa bencana itu yang dipilih.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebutkan, pasukan komando dalam posisi membela diri karena diserang. Untuk memperkuat argumen ini, Departemen Pertahanan Israel kemudian merilis rekaman video penyerbuan. Argumen yang aneh, karena video itu jelas-jelas menunjukkan pasukan Israel menyerbu kapal. Mana ada pasukan menyerbu lalu tiba-tiba mengaku membela diri.

Daru Priyambodo
-----------



Melihat pemberitaan tentang teganya penyerangan yang dilakukan oleh Israel terhadap kapal Mavi Marmara.. Membaca postingan teman-teman mengenai hal ini.. Rasanya kok, bisa ya manusia setega itu..

Terkadang berharap seandainya aku memiliki kekuatan lain untuk mengubah hal itu.. Tapi tentunya Allah memiliki rahasia-Nya sendiri. Dan yang bisa aku lakukan hanyalah berdoa. Dan kontribusi yang hanya sedikit..

Kebetulan tadi membaca postingannya Anty, at least kita ngga diam saja melihat saudara-saudara kita di sana ditekan..

Mari kita bantu saudara-saudara kita disana dengan berdonasi melalui lembaga-lembaga terpercaya, bisa langsung ke KNRPKISPA atau bisa melalui Rumah Zakat juga. Berikut nomor rekeningnya:

No.Rek : 377-100-1555
Bank Permata Cabang Syariah Buah Batu a.n Yayasan Rumah Zakat

No.Rek : 125-00155-55
Bank Syariah Mandiri a.n Yayasan Rumah Zakat

No.Rek : 132000-481-974-5
Bank Mandiri a.n Yayasan Rumah Zakat Indonesia

No.Rek : 094-301-6001
BCA a.n Yayasan Rumah Zakat

No.Rek : 5200-100-131-005
Bank Niaga Syariah a.n Yayasan Rumah Zakat

No.Rek : 155-555-5589
Bank BNI Syariah a.n Yayasan Rumah Zakat

No.Rek : 101-00361-15
Bank Muamalat Indonesia a.n RZI QQ SBU Qurban

Yang ingin berkontribusi, bisa langsung menghubungi Anty di sini:

           E-mail: mirantyj.rzi@gmail.com
           YM: anty_rzi





Love and Peace,
-MoNa-


2 CommentsChronological   Reverse   Threaded
mayangfi2007 wrote on Jun 2, '10
dasar yahudi Tolol,..!!!

Khaibar.. khaibar ya yahud, jaisy muhammad saufa ya’ud
(ingatlah peristiwa khaibar wahai bangsa yahudi, tentara Muhammad suatu saat akan datang)
mooncatz wrote on Jun 2, '10
Khaibar.. khaibar ya yahud, jaisy muhammad saufa ya’ud
(ingatlah peristiwa khaibar wahai bangsa yahudi, tentara Muhammad suatu saat akan datang)
betul betul betul.. pertolongan Allah sesungguhna amat dekat

 
 
Posted on MP: 1 Jun 2010
 
 

0 comments:

Post a Comment