Welcome to my blog, hope you enjoy reading :)
RSS

Thursday, September 13, 2012

[Fanfic] Perkumpulan Para Tokoh Cerita Rakyat



Berat kaki melangkah. Diiringi dengan tubuh yang menggigil akibat guyuran derasnya hujan saat itu. Membuat beberapa dari mereka menyerah.

"Aku sudah ngga kuat lagi," Kata Gatot Kaca. Pakaiannya yang seharusnya indah, koyak dimana-mana. Tubuh yang seharusnya gagah pun seakan tidak mampu berdiri dengan tegak lagi. Beliau ambruk ke tanah.

"Bertahanlah!" Sangkuriang melepaskan sarung yang dari tadi melindungi tubuhnya dari guyuran hujan dan menyelimutinya ke tubuh Gatot Kaca.

Bawang Merah dan Bawang Putih pun berpelukan sambil menangis. "Kapan kita akan sampai?" Tanya Bawang Merah yang hampir tidak berhenti merengek di sepanjang jalan.

"Pasti. Kita pasti sampai." Kata Bawang Putih yang lebih optimis sambil mengelus kepala saudara tirinya.

"Tapi aku lapar!" Kata Bawang Merah.

"Apa persediaan makanan kita masih ada?" Angling Darma ikut bertanya sambil memegangi perutnya. Sial, ternyata aku juga lapar, batinnya.

Dermawan menggeleng. "Uang terakhir yang kita miliki hanyalah hasil penjualan dari semangka emasku. Kita sudah menghabiskannya untuk biaya makan dua bulan ini."

Angling Darma pun lemas. Tangis Bawang Putih semakin keras.

"Hai kalian!"

Semua orang menengok ke arah asal suara itu. 

Si Kancil datang dengan ceria sambil lompat-lompat. "Tebak apa yang baru saja aku curi."

"Apa?" Tanya Cindelaras.

"Sebuah keong! Keong emas!" Kata si Kancil senang. "Kita jual saja keong emas ini di desa selanjutnya untuk membeli makanan!"

Semua wajah yang ada di sana pun berseri-seri setuju. Akhirnya ada jalan untuk membeli makanan berkat si Kancil.

"Jangan.. Tolong.. Jangan jual aku.."

Semua terkejut. Keong itu bisa berbicara!

Lalu terdengarlah isak tangis dari Keong Emas itu.

"Siapa kamu?" Tanya Loro Jonggrang lembut. 

"Nama saya Dewi Limaran. Saya dikutuk oleh seorang penyihir tua menjadi sebuah Keong Emas.. Kumohon, jangan jual saya.. Izinkan saya ikut kelompok kecil kalian. Biarkan saya membantu kalian. Saya lama tinggal di hutan sini. Apa kalian tersesat?" Kata si Keong Emas.

"Kami sedang mencari sebuah candi." Kata Jaka Tarub. "Apa kamu pernah mendengar keberadaan candi untuk orang-orang seperti kami? Berbulan-bulan kami berjalan hanya untuk menemukan candi itu."

"Aku tahu candi yang dimaksud!" Kata Keong Emas.

"Begitukah?" Tanya Sangkuriang tidak yakin. "Buktikan kata-katamu dan kami tidak akan menjualmu."

Setelah hujan reda, rombongan itu berangkat. Keong Emas menunjukkan jalan kepada rombongan kecil itu. Dia menaiki punggung si Kancil agar rombongan bisa tiba lebih cepat.

Tak lama kemudian, Lutung Kasarung berteriak-teriak senang dari atas pohon. Pertanda ia melihat sesuatu.

Benar saja, terlihat bangunan yang mirip dengan Candi Borobudur di kejauhan sana. Lega hati memandang tulisan yang hampir hilang dimakan zaman di sebuah papan tua di pintu masuk candi.

"Selamat Datang di Perkumpulan Para Tokoh Cerita Rakyat"

Seseorang tampak berdiri di depan papan tersebut. Salah satu tangannya sedang berkacak pinggang. Dan tangan satunya lagi sedang.. Err.. Sedang.. Benarkah dia sedang mengupil..?

"Perkenalkan, nama saya Omaliman. Saya penjaga candi ini. Selamat datang, para tokoh cerita rakyat."

"Anda.. Penjaga candi ini..?" Tanya Dayang Sumbi setengah ngga percaya.

"Betul." Kata Omaliman mantap sambil mengangguk dan.. Benar, ia berbicara sambil mengupil. "Semakin lama, semakin banyak orang yang melupakan eksistensi dari para tokoh cerita rakyat yang ada di seantero negeri ini. Untuk itulah aku bangun candi ini. Agar kita bersama-sama bisa kembali eksis. Jangan mau kalah dengan para superhero yang ada di negeri lain." Katanya bijak. "Mari.. Mari masuk ke dalam candiku.." Omaliman bergerak mundur sehingga para tokoh cerita rakyat itu bisa masuk ke dalam candinya. 

Saat melewati Omaliman yang masih asyik mengupil, tercium bau yang sangat familiar di hidung mereka. Benarkah ini bau buangan gas seseorang? Mereka pun secara otomatis menutup hidung masing-masing sambil memandang geram kepada Omaliman. 

Orang yang dipandangi malah balas tersenyum. Menurutnya pandangan itu adalah pandangan kagum karena Omaliman bisa menolong mereka. Padahal Gatot Kaca sudah siap dengan ajian saktinya jika Omaliman macam-macam dengan teman-temannya.

Tubuh para tokoh cerita rakyat menjadi semakin lemas. Antara percaya ngga percaya. Di satu sisi, mereka ingin eksistensi mereka tetap ada. Namun di sisi lain, akankah mereka meletakkan nasib mereka di tangan seseorang yang suka mengupil dan buang gas sembarangan itu?

-----------

Dipersembahkan untuk para tokoh cerita rakyat yang harumnya semakin hilang dimakan waktu.. :( Yang mau baca-baca tentang cerita rakyat, bisa klik di sini: http://ceritarakyatindonesia.wordpress.com/

Tulisan ini disertakan dalam lomba fanfic yang diadakan oleh carrotsoup, bagi yang mau ikutan lomba, silakan mampir ke http://carrotsoup.multiply.com/journal/item/245/Perlombaan_Omaliman


Love and Peace,
-MoNa-


36 CommentsChronological   Reverse   Threaded
cambai wrote on Sep 17, '10
waaaaah.. beneran ngumpul ya... termasuk senasib ngumpul kena tembak gas buangan....heheheh
carrotsoup wrote on Sep 17, '10
masa depan suram tokoh cerita rakyat... sampai harus dibantu omaliman... x . x
carrotsoup wrote on Sep 17, '10
ooiyaa, diterima yah, jangan diedit lagi... ^ ^
griyabukuq wrote on Sep 17, '10
WAh, keren nih.. idenya....
griyabukuq wrote on Sep 17, '10
ooiyaa, diterima yah, jangan diedit lagi... ^ ^
Kayak mbak Intan kemarin ya...
mfanies wrote on Sep 18, '10
hehe..masa iya gatot kacanya loyo yah...
ok mon moga berhasil yah..smangads
mooncatz wrote on Sep 18, '10
cambai said
waaaaah.. beneran ngumpul ya... termasuk senasib ngumpul kena tembak gas buangan....heheheh
hihihi.. kasihan mereka ya, Mbak x_x *kabur dipelototin Omali*
mooncatz wrote on Sep 18, '10
masa depan suram tokoh cerita rakyat... sampai harus dibantu omaliman... x . x
ayo kita majukan cerita rakyat ^o^
mooncatz wrote on Sep 18, '10
ooiyaa, diterima yah, jangan diedit lagi... ^ ^
asik :D makasih, Omali ^^
mooncatz wrote on Sep 18, '10
WAh, keren nih.. idenya....
ide fanficna Omali? iya Omali memang kreatif sebenerna.. xDD
mooncatz wrote on Sep 18, '10
Kayak mbak Intan kemarin ya...
iya, Mbah :D
mooncatz wrote on Sep 18, '10
mfanies said
hehe..masa iya gatot kacanya loyo yah...
ok mon moga berhasil yah..smangads
hihihi xDDD makasih, Yo ^^
griyabukuq wrote on Sep 18, '10
mooncatz said
ide fanficna Omali? iya Omali memang kreatif sebenerna.. xDD
Itu ceritanya...
mooncatz wrote on Sep 19, '10
Itu ceritanya...
oh ya? waahhh.. makasih, Mbah ^^
mooncatz wrote on Sep 19, '10
Oya, ikut arisan kata yuk...
http://topenkkeren.multiply.com/journal/item/129/Arisan_Kata_Lagi_Yuk?replies_read=38

Ane dah ngumpul:
http://griyabukuq.multiply.com/journal/item/61
apa itu, Mbah? menuju TKP yah ^^
ceuosi wrote on Sep 20, '10
"Apa?" Tanya Cindelaras.

"Sebuah keong! Keong emas!" Kata si Kancil senang. "Kita jual saja keong emas ini di desa selanjutnya untuk membeli makanan!"

cinderela berkata : ooo...keong emas aku pikir keong racunn..sambil berjoget ala jojo dan sinta...dasar kau keong racun baru kenal sudah ngajak tidur...dst...sambil joged ala dangdut koplo....hahha

maaf ceritanya diacak-acak mon...:D
mooncatz wrote on Sep 20, '10
ceuosi said
"Apa?" Tanya Cindelaras.

"Sebuah keong! Keong emas!" Kata si Kancil senang. "Kita jual saja keong emas ini di desa selanjutnya untuk membeli makanan!"

cinderela berkata : ooo...keong emas aku pikir keong racunn..sambil berjoget ala jojo dan sinta...dasar kau keong racun baru kenal sudah ngajak tidur...dst...sambil joged ala dangdut koplo....hahha

maaf ceritanya diacak-acak mon...:D
Sangkuriang pun bingung.. "Keong racun..? Apa itu?"

Cindelaras memutar matanya dengan kesal, "Masa ga tau sih?? Ga gaol banget deh loh!"

Gatot Kaca pun mengeluarkan HPnya. "Ini loh, videonya Sinta en Jojo." Dia mencari video Keong Racun itu dan menunjukkannya ke Sangkuriang.

Beberapa teman seperti Kancil dan Lutung Kasarung yang ngga punya TV maupun internet di rumah pun ikut menyimak video itu, Tak terasa, kepala mereka semua ikut mengangguk-angguk mengikuti irama musik Keong Racun.

*errr.. makin acak-acak kayana xDDD*
ceuosi wrote on Sep 21, '10
apa? keong racun??oo....jadi ini toh ....lalu mona menghampiri gatot kaca lalu berbaur dengan kacil, lutung dan semua berkumpul sambil gedek2 kepala dan telunjuknya dogerak2an seperti sinta dan jojo....tariiikkkk....mannnggggg...kata mona.....
mooncatz wrote on Sep 21, '10
ceuosi said
apa? keong racun??oo....jadi ini toh ....lalu mona menghampiri gatot kaca lalu berbaur dengan kacil, lutung dan semua berkumpul sambil gedek2 kepala dan telunjuknya dogerak2an seperti sinta dan jojo....tariiikkkk....mannnggggg...kata mona.....
tiba-tiba datang seorang wanita dari dalam hutan berpakaian warna merah, dengan tudung kepala warna merah juga. "saya mendengar lagu keong racun, kebetulan itu lagu favorit saya. boleh bergabung?"

"siapa anda?" tanya mona.

"nama saya rosi dan saya ingin berdansa"

bukannya berdansa, wanita yang mengaku bernama rosi itu pun joget-joget mengikuti irama musik keong racun. semua terpana heran.

sebelum dijitak gadis berpakaian merah itu, mona pun melarikan diri. *kabuuuuuuurrrrrr*
ceuosi wrote on Sep 23, '10
lalu perempuan berkerudung merah itu mengejar mona.
keeejjjjjjjjjjjaaaaaaaaaaaaaarrrrrrrrrrrr....................
carrotsoup wrote on Sep 24, '10
selamat!! anda berhak ikutan voting di sini

http://carrotsoup.multiply.com/journal/item/256
mooncatz wrote on Sep 25, '10
ceuosi said
lalu perempuan berkerudung merah itu mengejar mona.
keeejjjjjjjjjjjaaaaaaaaaaaaaarrrrrrrrrrrr....................
wakakaka.. ampuuuunnnn.. xDDD
mooncatz wrote on Sep 25, '10
selamat!! anda berhak ikutan voting di sini

http://carrotsoup.multiply.com/journal/item/256
asik.. asik.. menuju TKP, Omali :DD
qchie wrote on Sep 25, '10
Keka udah baca
untuk vote-nya.. Keka liat dulu punya yang lain ya... ^^
tp punya Mona ini menarik kok
jarang2 nemu banyak tokoh cerita dlm 1 cerita hehee..
mellyheaven wrote on Sep 25, '10
Like this! Unik ya... Baru tahu sayah kalo Bawang Merah & Bawang Putih bisa temenan ;P
dlembayung wrote on Sep 26, '10
aku suka suka suka sukaaaa!!!!..
okeeee.. menuju TKP.. I'll vote for you ciiiyn.. :D
mooncatz wrote on Sep 27, '10
qchie said
Keka udah baca
untuk vote-nya.. Keka liat dulu punya yang lain ya... ^^
tp punya Mona ini menarik kok
jarang2 nemu banyak tokoh cerita dlm 1 cerita hehee..
oke, Keka ^^ ayo ikutan juga fanficna :DD makasih yaa
mooncatz wrote on Sep 27, '10
Like this! Unik ya... Baru tahu sayah kalo Bawang Merah & Bawang Putih bisa temenan ;P
keadaanna lagi kejepit soalna, jadi Bawang Merahna mau ga mau hahaha
mooncatz wrote on Sep 27, '10
aku suka suka suka sukaaaa!!!!..
okeeee.. menuju TKP.. I'll vote for you ciiiyn.. :D
asiiikkk asiiikkkk makasihh Ajeeenngg :DD
itsmearni wrote on Sep 27, '10
wah lucu ceritanya mon.............
*online jarang2 jadi baru baca sekarang*

aku vote yang ini aja deh keknya
(bisa-bisa disemua tulisan aku nulis kek gini)

*plin plan banget*hihihi
mooncatz wrote on Sep 28, '10
itsmearni said
wah lucu ceritanya mon.............
*online jarang2 jadi baru baca sekarang*

aku vote yang ini aja deh keknya
(bisa-bisa disemua tulisan aku nulis kek gini)

*plin plan banget*hihihi
hahaha Mbak Arni bukanna udah vote ya? boleehhh.. vote aku ajaa *kedip-kedip*
alovelypurplelady wrote on Sep 28, '10
yah.. lumayanlah.. *nyolot*
mooncatz wrote on Sep 28, '10
yah.. lumayanlah.. *nyolot*
*lempar pake baskom isi aer*

eh jangan deh, udah divote :-*

*bersihin badan Bonnie pake lap meja*

;))
qchie wrote on Sep 28, '10
Mona... Keka sudah buat
tapi rasanya aneh hehee... >> http://qchie.multiply.com/journal/item/384/

muup yak Keka belon sempet voting
besok deh ^^
masih sempet kan sampe tgl 29 ya...
mooncatz wrote on Sep 29, '10
qchie said
Mona... Keka sudah buat
tapi rasanya aneh hehee... >> http://qchie.multiply.com/journal/item/384/

muup yak Keka belon sempet voting
besok deh ^^
masih sempet kan sampe tgl 29 ya...
menuju TKP ^^ oke oke baca punya yang lain dulu ajah :DD

 
 
Posted on MP:  17 Sep 2010


0 comments:

Post a Comment