Welcome to my blog, hope you enjoy reading :)
RSS

Monday, May 20, 2013

Cara Terbaik Membersihkan Kacamata



Kemarin sempat punya niat untuk membersihkan kacamata dengan toner wajah xDD Karena kupikir toner wajah itu alkoholnya ngga terlalu banyak dan baik-baik saja untuk kacamata. Untung belum kulakukan, karena menurut artikel di bawah, kacamata itu ada lapisan pelindungnya. Kalau pakai toner mata, pasti hilang ya lapisannya? xDD

Sumber artikel: http://indo.wsj.com/posts/2013/01/29/cara-terbaik-membersihkan-kacamata/

-----------

Cara Terbaik Membersihkan Kacamata

oleh Heidi Mitchell
Getty Images/Flickr RF
Sebagian besar pengguna kacamata salah merawat lensanya. Mereka mengembuskan nafas ke lensa, kemudian mengelap uap dengan bajunya. Namun apakah hal ini benar-benar merusak lensa Anda? Teri Geist, ahli kacamata dari Nebraska, Amerika, dan presiden Asosiasi Optometris AS (AOA), memberikan pendapatnya.

Solusi Sederhana
Meski tersedia banyak produk di pasar yang mengklaim dapat segera menghilangkan noda di lensa kacamata, AOA merekomendasikan cara dasar yaitu dengan sabun. Menurut dr. Geist, cara terbaik membersihkan kacamata Anda adalah dengan membasuhnya dengan air hangat dan mencucinya dengan sabun cuci pring. Usapkan sejumlah kecil sabun (seujung jari Anda) sampai lensa berbusa. Bilas dengan air hangat dan keringkan dengan kain katun yang bersih dan halus.
“Setiap orang menggunakan kain baju mereka, salah besar!” ujarnya. “Kaus Anda pasti mengandung butiran debu dan berpotensi menggores lensa Anda.”

Kaca vs Plastik
Dari sekitar 69,1 juta warga AS yang membeli kacamata resep tahun lalu, kebanyakan konsumen membeli lensa plastik. Lensa kaca tak lagi diminati seiring dengan meningkatnya kekhawatiran dari segi keselamatan. Sayang, tak seperti lensa kaca, plastik ringan dan mudah tergores.
Sekali lensa telah tergores, “tidak ada cara untuk menghilangkan goresan tersebut,” ujar dr. Geist. Upaya Anda membersihkan kacamata saat kering hanya memperparah goresan mengingat lensa dalam kondisi basah lebih licin dari lensa kering. “Orang-orang menguapi lensa kacamatanya dengan nafasnya kemudian mengelapnya dengan tisu atau serbet, karena lap seperti itu mudah ditemukan. Namun materi yang kasar tersebut justru mungkin meninggalkan beberapa butiran di lensa Anda,” ujar dr. Geist. Ia menambahkan, kain microfiber khusus cukup baik untuk membersihkan kacamata dalam kondisi kering di siang hari, namun tak seampuh membersihkan dengan sabun. Begitu pula dengan nafas Anda.

Tinjau Kembali Lensa Anda
Sejumlah lensa biasanya telah dilengkapi dengan lapisan pelindung dan tak boleh terkena amoniak, cairan pemutih, cuka, atau pembersih jendela. “Bahan kimia di dalamnya dapat merusak pelindung atau menghilangkannya,” ujar dr. Geist. “Anda tahu gelembung yang biasa terlihat di lensa Anda? Itu disebabkan oleh larutan ‘pembersih’,” tambahnya. Hindari masalah ini dengan meminta lapisan anti-silau dan anti-UV yang dimasukkan ke dalam lensa. Anda harus merogoh biaya tambahan dibanding lensa dengan pelapis biasa.

Aturan Pembersihan
Minyak alami dari tangan Anda, bulu mata, serta wajah dapat menumpuk di kacamata Anda setiap harinya, sehingga mengurangi keefektifan lensa. Menaruh kacamata di wastafel atau meja rias, di mana partikel dari hair spray dan parfum beterbangan di udara, juga dapat menambah residu di lensa. AOA merekomendasikan membersihkan kacamata setiap pagi dan berikan perhatian ekstra pada bingkai serta gagang kacamata, di mana sisa-sisa produk rambut dan make-up biasanya ikut terbawa. Apapun yang Anda lakukan, jangan gunakan sembarang air untuk membersihkan lensa Anda. “Beberapa orang meludahi lensanya, hal itu jangan Anda lakukan,” desak dr. Geist. Meski kacamata yang kotor tak menyebabkan infeksi mata, air ludah bukanlah metode yang higienis dan tak akan bekerja dengan maksimal, demikian menurut dr. Geist. Sabun, air hangat, dan kain kering adalah alat yang Anda butuhkan untuk menjaga kacamata Anda bersih dan berfungsi optimal. Bersihkan kacamata Anda satu kali setiap harinya. “Saya pernah mendapat pasien yang tidak dapat melihat dengan baik, namun ternyata itu hanya karena kacamatanya yang tergores,” ujar dr. Geist.

-----------


Love and peace,
-MoNa-


0 comments:

Post a Comment